Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Ribuan Orang Gelar Unjuk Rasa Dukung Palestina di Times Square Kota New York, AS


Ribuan Orang Gelar Unjuk Rasa Dukung Palestina di Times Square Kota New York, AS

Lensaislam.com : Ribuan orang turun ke jalan Times Square di New York City pada hari Jumat, 13 Oktober 2023 dengan mengenakan atribut berwarna merah, hitam dan hijau yang merupakan warna bendera Palestina. Mereka meneriakkan dukungan terhadap warga Palestina yang mendapatkan serangan bombardir militer Israel di Jalur Gaza.

“Dari sungai hingga laut, Palestina akan merdeka!” teriakan kerumunan orang di jalan-jalan Times Square seperti dilansir dari Middle East Eye, Selasa, (17/10/2023).

Pasukan keamanan menjaga ketat aksi protes tersebut yang dinilai sebagai aksi protes terbesar yang pernah ada di New York City untuk mendukung Palestina dalam beberapa hari terakhir.

Di New York City, petugas polisi berdiri di setiap sudut memantau protes dan kontra-protes yang terjadi setelahnya.

“Setiap anggota Departemen Kepolisian New York (NYPD) akan siap dan mengenakan seragam besok,” kata kepala patroli Departemen Kepolisian New York John Chell dalam pernyataannya.

"Kami tidak akan mentolerir kebencian apa pun, tindakan kekacauan apa pun. Hal ini akan segera dipadamkan dan kami akan siap," ujarnya.

Gubernur Negara Bagian New York Kathy Hochul memerintahkan Garda Nasional Negara Bagian New York untuk berpatroli di pusat transportasi penting akibat protes tersebut.

“Semua orang harus menjalani kehidupan sehari-hari mereka,” kata Rebecca Weiner, wakil komisaris intelijen dan kontraterorisme NYPD.

“Kami melihat ketegangan meningkat. Kami melihat beberapa protes selama akhir pekan. Kami akan terus melihat protes hari ini hingga akhir pekan. Masyarakat mempunyai emosi yang panas, namun kami tidak melihat adanya kekerasan, dan itulah yang akan kami pastikan,” ujarnya.

Maria, seorang pengunjuk rasa di Times Square, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa tingkat keamanan di Manhattan “sangat ketat”.

“Saya berada di Brooklyn College kemarin dan ada polisi di sana, tapi tidak sebanyak ini. Saya tidak tahu apakah mereka di sini untuk melindungi atau mengawasi kami,” katanya.

Mosaab Sadeia, seorang penyelenggara dan anggota Young Muslim cabang New York, sebuah organisasi pemuda nasional, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa protes tersebut sangat diperlukan.

“Kami melihat pentingnya membela kebenaran dan keadilan ketika dunia sudah meninggalkan Palestina. Kami ingin dunia tahu bahwa isu Palestina tidak akan diabaikan oleh masyarakat, bahkan jika para pemimpin dunia menutup mata terhadap genosida di Gaza,” ujarnya.

Atif Khan menghadiri protes tersebut bersama sekelompok temannya. Mereka membawa bendera Palestina dan mengenakan keffiyeh di leher dan kepala mereka. Dia mengatakan kepada MEE bahwa penting baginya untuk berada di sana karena itu adalah “setidaknya ini yang bisa saya lakukan”.

“Kami tidak berada di zona perang. Jika saya aman secara fisik, saya akan melakukan apa yang saya bisa dan membuat suara mereka didengar,” katanya. ***

Editor : Hermanto Deli | Indonesian Islamic News Agency (IINA)

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Lensaislam.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Copyright © 2023 - Lensaislam.com | All Right Reserved