Nasional

Pertama di Buton Selatan, Pelatihan Imam dan Dai Disambut Antusias Masyarakat

Logo

Posted by: Anwar

18 April 2026 07:15 WIB

Pertama di Buton Selatan, Pelatihan Imam dan Dai Disambut Antusias Masyarakat
Foto: Foto Bersama Penyerahan Secara Simbolis Sertifikat dan Dana Transportasi Peserta Bersama Bupati Buton Selatan, Ketua Yayasan Sahabat Muadz Indonesia dan Pemateri

“Pelatihan imam dan dai ini di Buton Selatan baru pertama kali. Tanggapan dari masyarakat Buton Selatan sangat luar biasa. Alhamdulillah, dengan pelatihan seperti ini mereka melakukan koreksi diri. Ternyata selama ini masih ada yang keliru,” ungkap H. Muhammad Adios dalam sambutannya saat acara penutupan.


Kegiatan pelatihan imam dan dai ini terlaksana atas kolaborasi antara Yayasan Sahabat Muadz Indonesia dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Selatan. Program ini dikemas dalam bentuk Pelatihan Intensif Imam dan Khatib sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, sekaligus memastikan para imam dan khatib memiliki kapasitas ilmu, pemahaman, serta keterampilan yang memadai dalam menjalankan amanah di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT


Pelatihan ini diselenggarakan di Masjid Nurul Fitri Batauga, yang menjadi lokasi strategis untuk mempertemukan peserta dari berbagai wilayah. Kegiatan ini dihadiri oleh para imam dan khatib yang berasal dari tujuh kecamatan di wilayah Buton Selatan. Menariknya, usia tidak menjadi penghalang bagi para peserta untuk tetap semangat dalam menuntut ilmu. Peserta yang hadir berusia mulai usia 25 tahun hingga usia 80 tahun. Hal ini mencerminkan antusiasme tinggi dalam meningkatkan kompetensi serta memperbaiki kualitas pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.


Selama pelatihan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang berkaitan dengan tugas dan peran imam serta khatib. Materi yang disampaikan meliputi perbaikan bacaan Al-Qur’an, pemahaman sifat shalat Nabi, fiqih dakwah, serta penguatan nilai-nilai dakwah yang menyejukkan dan membangun persatuan umat. Tidak hanya itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk praktik langsung, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat segera diaplikasikan dalam kehidupan nyata.


Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini antara lain Zezen Zaenal Mursalin (Ketua Yayasan Sahabat Muadz Indonesia), Iqbal Bin Jalal Al Atsari (dai Islamic Center Muadz Bin Jabal, dan Ahmad Fitriawan (Qari dan Pimpinan Ponpes Ubay Bin Kaab) yang memberikan penguatan materi secara komprehensif dan aplikatif.


Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga sosial dan pemerintah daerah mampu menghadirkan program pembinaan umat yang tepat sasaran dan berdampak luas. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang demi terwujudnya masyarakat yang lebih baik dalam pemahaman dan pengamalan ajaran Islam.


Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Lensaislam.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Terpopuler

Advertisement

Statistik Pengunjung