Internasional

Arab Saudi Kutuk Serangan Terbaru Iran ke Negara Teluk: Ganggu Stabilitas!

Logo

Posted by: Deli Hermanto

13 July 2026 20:57 WIB

Arab Saudi Kutuk Serangan Terbaru Iran ke Negara Teluk: Ganggu Stabilitas!
Foto: Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan

RIYADH — Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan menggelar pembicaraan melalui sambungan telepon dengan para menteri luar negeri Qatar, Oman, Bahrain, dan Yordania pada Ahad (12/7/26) untuk membahas perkembangan keamanan kawasan menyusul meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Dalam pembicaraan tersebut, para menteri mengecam serangan terbaru Iran terhadap sejumlah negara di kawasan Teluk yang dinilai mengancam stabilitas regional.


Menurut kantor berita resmi Arab Saudi (SPA), para menteri menegaskan kecaman terhadap serangan berulang yang dilakukan Iran terhadap negara-negara di kawasan. Mereka juga menyatakan penolakan terhadap segala tindakan yang melanggar kedaulatan negara serta berpotensi mengganggu keamanan dan stabilitas kawasan Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

Cek Domain


Selain membahas situasi keamanan, para menteri juga menyoroti pentingnya upaya bersama untuk meredakan ketegangan, memulihkan stabilitas kawasan, serta menjamin kebebasan pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital bagi distribusi minyak dan gas dunia.


Pertemuan tersebut berlangsung setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada Minggu. Di sisi lain, Amerika Serikat menegaskan bahwa jalur pelayaran strategis tersebut masih tetap terbuka. Ketegangan terkait Selat Hormuz kembali meningkat di tengah saling serang antara Iran dan Amerika Serikat meskipun kedua negara sebelumnya dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.


Eskalasi terbaru dipicu oleh serangan Iran terhadap sebuah kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz. Kapal tersebut dilaporkan terbakar sehingga seluruh awaknya terpaksa meninggalkan kapal demi keselamatan.


Pemerintah Iran mengklaim telah menargetkan dua kapal di kawasan itu. Kantor berita resmi IRNA menyebut kedua kapal tersebut diserang karena diduga mengabaikan instruksi penggunaan jalur pelayaran yang telah ditetapkan atau melanggar peraturan pelayaran yang berlaku.


Sebagai respons, militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke berbagai wilayah Iran. Militer AS menyatakan telah menghantam sekitar 140 sasaran dalam gelombang serangan ketiga yang dilakukan sepanjang pekan ini.


Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan ke sejumlah negara di kawasan. Ledakan dan sirene peringatan dilaporkan terdengar di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.


Pemerintah Qatar melaporkan sedikitnya tiga orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Uni Emirat Arab mengeluarkan peringatan terkait ancaman rudal yang datang, namun kemudian memastikan rudal-rudal itu tidak memasuki wilayah udaranya.


Sementara itu, Kuwait menyatakan tengah berupaya mencegat serangan yang mengarah ke wilayahnya. Yordania melaporkan tiga rudal Iran jatuh di dalam wilayah kerajaan tersebut.


Militer Iran juga mengklaim telah melancarkan serangan ke Oman, negara yang selama ini dikenal memiliki hubungan diplomatik yang relatif dekat dengan Teheran dan jarang menjadi sasaran dalam konflik kawasan.


Sumber : https://english.alarabiya.net/News/middle-east/2026/07/13/saudi-fm-arab-counterparts-condemn-iranian-attacks

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Lensaislam.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung