Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Viral Ganjar di Tayangan Adzan TV, Waketum MUI: Bagus, Bacapres Yang Lain Silakan Juga


Viral Ganjar di Tayangan Adzan TV, Waketum MUI: Bagus, Bacapres Yang Lain Silakan Juga

Lensaislam.com : Wakil Ketua Umum MUI Buya Anwar Abbas ikut memberikan tanggalan soal kontroversi tayangan video adzan maghrib di salah satu stasiun TV Swasta Nasinal yang menampilkan sosok bakal calon presiden Ganjar Pranowo. Secara pribadi, Buya Anwar Abbas tidak mempersoalkan hal tersebut karena bermuatan dakwah yaitu mengajak orang untuk sholat atau berbuat baik.

"Bagi saya, pribadi peristiwa tayangan adzan dengan memunculkan video Ganjar Pranowo bakal calon presiden dari PDIP tidaklah bermasalah. Bahkan hal demikian menurut saya sangat bagus karena di dalamnya ada muatan dakwah yaitu mengajak orang untuk sholat atau berbuat baik apalagi yang tampil itu adalah seorang tokoh yang merupakan bakal calon presiden," kata Buya Anwar Abbas dalam keterangannya, Ahad, (10/9/2023).

Bahkan Buya Anwar Abbas mempersilakan bakal calon presiden yang lainnya melakukan hal yang sama jika tujuannya untuk berdakwah. "Oleh karena itu kalau ada bakal calon presiden yang lain yang juga mau melakukan hal yang sama dan serupa saya rasa cukup bagus serta silahkan saja," ungkap Buya Anwar Abbas.

Namun demikian, Buya Anwar Abbas tidak menutup mata jika kemunculan Ganjar dalam video adzan itu akan menuai sorotan karena menjelang Pilpres 2024. Sebab, akan banyak pihak yang mengaitkannya dengan masalah politik yang nantinya menimbulkan pro kontra dan kegaduhan.

"Oleh karena itu jika menyiarkan hal tersebut akan lebih besar mudharat dari pada manfaatnya atau akan menimbulkan kegaduhan dan pro-kontra di tengah-tengah masyarakat maka tentu hal-hal semacam itu lebih baik ditinggalkan saja," ujarnya.

Sebelumnya ramai diberitakan, Ganjar Pranowo muncul di tayangan adzan maghrib di salah satu stasiun TV Swasta Nasional. Dalam tayangan itu, Ganjar terlihat menyambut jemaah yang datang, mengambil wudhu, dan duduk di shaf depan sebagai makmum. Video itu kemudian ramai menjadi perbincangan publik dan mengkaitkannya dengan isu politik identitas. ***

Editor : AM. Isa Karim D | Lensaislam.com | Indonesian Islamic News Agency (IINA)

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Lensaislam.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Copyright © 2023 - Lensaislam.com | All Right Reserved