Sedih, Sintang Dikepung Banjir di 12 Kecamatan, Respon dan Bantuan Kurang

630

Lensaislam.com : Curah hujan yang tinggi dan meluapnya sungai kapuas dan Malawi mengakibatkan banjir tiada henti di Sintang Kalimantan Barat. Bnpb merilis kurang lebih 33 ribu masyarakat terdampak.

Warga Sintang yang mengungsi tersebar di 32 pos pengungsian yang dioperasikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat,” kata Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Pontianak, Minggu (14/11/2021).

Dihubungi redaksi Rabu, 17/11/21, Markaz Bersama Assunnah (MBA) lewat Ketuanya Abu Taqo Zarkasy sebagai Lembaga Sosial Kebencanaan mengabarkan via telepon kepada redaksi bahwa, masyarakat mulai terserang penyakit kulit disebabkan air yang terus menggenang dan mengepung tempat tinggal mereka, masyarakat juga mengeluhkan kurangnya perhatian dari masyarakat dan dari lembaga-lembaga relawan maupun pihak terkait.

Namun demikian Masyarakat bersyukur dengan adanya bantuan dari Markaz Besar Assunnah dan Ponpes Abu Bakar yang dipimpin oleh Ustadz Jefri. “MBA membantu secara ketenagaan relawan untuk membantu para korban dan pengungsi dan bantuan puluhan ribu liter air bersih yang disalurkan dengan galon,sembako dan 16 ribu nasi bungkus bersama Ponpes Abu Bakar di Sintang”, Abu Taqo menjelaskan.

Terjadi dua kali banjir dalam dua bulan ini, mulai 25 Oktober sampai saat ini di 17 November 2021,awalnya terjadi banjir yang biasa terjadi di sintang diseputar bantaran muara sungai kapuas dan malawi, kemudian periode kedua terjadi banjir yg lebih besar dan mengakibatkan 33 ribu korban terdampak di pengungsian dan sebagian bertahan di loteng-loteng.

“Masyarakat bersyukur atas bantuan maksimal dari MBA dan Pondok Pesantren Abu Bakar yang sudah full support bantuan dalam musibah banjir sintang ini, yang sudah Dan nasyarakat tetap berharap bantuan untuk mereka yang  kesulitan dalam musibah ini dari saudara mereka dan lembaga bantuqn lainnya,” lanjut Abu Taqo.

Seperti diketahui, sebelumnya dilaporkan website BNPB dan Lensaislam bahwa banjir sintang sudah terjadi dalam 8 pekan dalam dua bulan ini. Semoga menjadi perhatian untuk diviralkan dan membantu masyarakat sintang yang sedang menderita. KD

 

comments

LEAVE A REPLY