Di Mana Posisi Arab Saudi dalam Konflik Israel-Palestina?

443

Lensaislam.com : Dalam pernyataan terbarunya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal Bin Farhan menegaskan kembali dukungan penuh Arab Saudi untuk Palestina. Hal itu diungkapkan Pangeran Faisal bin Farhan saat memberikan pidato dalam sidang Majelis Umum PBB di New York, pada Kamis, (20/5/2021).

“Arab Saudi menolak tindakan baru-baru ini oleh Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Tindakan Israel telah menyebabkan peningkatan kekerasan. Solusi untuk masalah Palestina harus dicapai berdasarkan Inisiatif Perdamaian Arab,” ungkap Pangeran Faisal Bin Farhan di Majelis Umum PBB, seperti dilansir dari Al Arabiya.

“Masalah Palestina adalah inti dari kebijakan kami selama ini sehingga Palestina bisa mendapatkan kembali tanah mereka sesuai garis batas tahun 1967,” kata Pangeran Faisal bin Farhan.

Arab Saudi juga menyerukan kepada Israel untuk menghentikan provokasi di Yerusalem Timur dan eskalasi di Gaza. “Tidak akan ada stabilitas di Timur Tengah tanpa solusi komprehensif untuk konflik Palestina-Israel,” tambahnya.

Arab Saudi tetap berpegang pada Inisiatif Perdamaian Arab, yakni proposal yang didukung oleh Liga Arab pada tahun 2002 di KTT Beirut untuk mengakhiri konflik Arab-Israel, dengan syarat berdirinya negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya sesuai garis batas tahun 1967. Namun Israel menolak proposal tersebut dan mengklaim Yerusalem bukan kota yang terbagi antara Barat dan Timur. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY