Kunjungan Sekjen MUI ke BAZNAS Prov Bangka Belitung (BaBel)



Jakarta, Lensa Islam - Dalam rangka meningkatkan kiprah dan langkah Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendapatkan kunjungan dari Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr Amirsyah Tambunan yang datang dari Jakarta dalam rangkaian kegiatan Kongres Halal Indonesia (KHI).

Pada kesempatan itu Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Babel, M. Arif menyampaikan sambutan yang mengawali dialog Baznas Provinsi BaBel dengan Buya Amirsyah Tambunan selaku Sekjen MUI di Kantor Baznas (16/6/22). 

Ketua BAZNAS BABEL juga menyampaikan kalau saat ini kantor Baznas Babel masih menumpang di aset Provinsi Babel. Masih dalam kesempatan dialog tersebut Ketua Baznas mengharapkan masukan dan saran dari Sekjen MUI yang juga acara tersebut dihadiri pula oleh Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT Timah. 

Buya Amirsyah dalam dialog dan silaturrahim itu juga terus mendorong 
Baznas agar mengoptimalkan, mengumpulkan dan menyalurkan hasil pengumpulan zakat yang ada dan dikelola selama ini.

Dalam dialog itu juga disampaikan kalau PT Timah selama ini mampu dan memperolah keuntungan sebesar 4,4 Triliyun per tahun.

Diperoleh juga informasi kalau saat ini total pengumpulan zakat tingkat Provinsi Babel sebesar 10 M dan itu harus terus dioptimalkan dan ditingkatkan agar menjadi optimal dan bermanfaat untuk umat dan masyarakat.

Buya Amirsyah juga menyampaikan bahwa kegiatan silaturrahim itu adalah bagian dari usaha manusia untuk dapat menambah rezeki dari Allah Swt dan memperpanjang umur sebagai mana hadis Nabi. 

قَالَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Ibnu Syihab dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Anas bin Malik bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa ingin lapangkan pintu rizqi untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari) 

Untuk dapat meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan zakat, Amil memperoleh ujrah 12,5 % dengan demikian diharapkan Amil dapat berkerja optimal untuk melakukan literasi, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terutama juga dapat  menggunakan peran serta para tokoh- tokoh masyarakat dalam  memahami tentang dana amil.  

"Dalam kaitan ini Ummat  harus bersatu menggalan kekuatan zakat, karena di MUI berhimpun 70 ormas boleh berbeda tapi tetap tujuannya sama, untuk perjuangan Islam butuh dana. Kini Baznas Babel telah menggunakan Simba yang terkoneksi dengan Baznas secara nasional)," ujar Sekjen MUI.

Dalam rangka memperkuat sistem agar dapat terlihat secara  realtime serta dapat melihat perkembangan zakat secara nasional. 

Untuk itu Baznas harus bisa mendapatkan kepercayaan ummat. Daripada uang langsung disalurkan ke masing2 orang dan itu menjadi berpotensi tidak terorganisir dan tidak tepat sasaran maka disitu peran dari Baznas agar bisa berkontribusi lebih besar untuk umat Islam.

Maka apa yang akan terjadi terhadap bangsa ini jika ummat Islam tidak mau lagi bayar pajak dan zakat. Maka agar potensi zakat itu besar perlu adanya kepercayaan dan bagaimana membuktikan kepercayaan itu.

Masih menurut Buya Amirsyah agar optimalisasi perolehan Baznas lebih meningkat maka tidak hanya 3A (Aman secara syar’I, Aman aturan, Aman NKRI) yang dilakukan tapi juga harus Aman Tata Kelola, termasuk Aman Akuntabilitas, dan juga Aman Transparansi.  Pendapatan Baznas Prov 10 M per tahun, dibandingkan dengan pendapatan Kab/Kota yang bisa mencapai 25 M

Terakhir diharapkan yang juga penting dilakukan adalah sinergi antara Baznas, UPZ PT Timah bersama dengan MUI. Dahulu pada periode pertama Baznas ada pertemuan antara Baznas Prov dengan Pusat tapi sekarang tidak ada lagi. Semoga bisa diadakan lagi kedepannya.

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad


Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Lensaislam.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Below Post Ad