3.937 KK Terdampak Banjir di Sangatta Kutai Timur, Warga Butuh Bantuan Makanan hingga Obat-obatan

Lensaislam.com: Banjir yang melanda Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) hingga Minggu (20/3/2022) semakin parah. Adapun kondisi banjir di beberapa titik diperkirakan setinggi 50 sentimeter hingga 2 meter. Sejumlah warga pun terjebak dalam banjir dan membutuhkan pertolongan. 

Menyikapi hal itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Basarnas Kaltim) mengirimkan bantuan personel SAR serta dua unit perahu karet ke Sangatta dari Kota Balikpapan. Baca juga: Banjir Landa Sangatta, Buaya Berkeliaran di Kawasan Rumah Sakit Penambahan personel ini guna membantu Tim SAR yang sudah ada di Sangatta lantaran kawasan banjir cukup luas. 

"Siang ini kami mengirimkan perbantuan 2 unit perahu karet dan personel empat orang untuk backup di Sangatta. Sebab di beberapa titik airnya masih tinggi, diperkirakan 50 sentimeter sampai 2 meter," ungkap Kepala Basarnas Kaltim, Melkianus Kotta. 

Data yang dihimpun oleh Posko SAR yang ada di Sangatta, sebanyak 440 orang telah dievakuasi oleh Tim SAR. Baca juga: Fakta IKN Nusantara, dari Alasan Pemindahan Ibu Kota, Pemilihan Kaltim, hingga Anggaran Pembangunan Terbanyak ialah di kawasan Gang Loa Hitam sebanyak 150 orang dan Gang Loa Mali sebanyak 150 orang di Kecamatan Sangatta Selatan. 

"Ada 6 titik banjir. Kecamatan Sangatta Selatan ada tiga titik yakni Dusun Pinang Mas, Dusun Bukit Indah dan Desa Sangkima. Sementara di Sangatta Utara juga ada tiga titik yakni Desa Sangatta Utara, Kelurahan Teluk Lingga dan Desa Swarga Bara," kata Melkianus, seperti dikutip dari Kompascom.

Sementara itu, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur mencatat, ada sebanyak 366 unit bangunan rumah terdampak banjir di wilayah Sangatta Utara dan Selatan. Adapun sebanyak 3.937 Kepala Keluarga atau sebanyak 16.896 jiwa terdampak banjir ini. Kemudian, terdapat satu orang yang meninggal dunia akibat terjatuh dari tangga rumah saat banjir melanda, korban atas nama Suriyati (41). 

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Kutai Timur membangun dua dapur umum di dua titik yaitu di Kantor Desa dan Kelurahan Singa Geweh. Informasi dari Posko Bencana bahwa masyarakat membutuhkan air bersih, makanan cepat saji, popok bayi dan obat-obatan. 

"Di sini banyak bayi mas, termasuk saya juga punya bayi dan harus mengungsi dari rumah karena terendam banjir. Perlengkapan bayi menurut saya yang paling butuh, karena mau beli ke mana juga enggak bisa. Aksesnya sudah benar-benar tidak ada karena di mana-mana sudah banjir," ungkap Lela, salah seorang warga di Sangatta Utara.

Bagi seluruh masyarakat yang ingin ikut membantu dan menberikan bantuan kepada para korban banjir bisa menghubungi Tim Artvisi Peduli yang akan membantu mendistribusikan bantuan kepada para korban banjir yang berada ditempat-tempat pengungsian. Anda juga bisa langsung mengirimkan donasi anda melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) di nomor rekening 91 000 92 007 dan konfirmasi ke nomor 0812-1304-0404



Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad


Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Lensaislam.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Below Post Ad