YouTube Sekarang Akan Menampilkan Iklan di Semua Video, Meskipun Konten Kreator Tidak Menginginkannya

76

Lensaislam.com : YouTube baru saja mengubah aturannya tentang monetisasi video, dan membuat beberapa konten kreator terkenal di Youtube tidak menyukainya. Seperti diketahui, tidak semua pembuat konten di YouTube menginginkan ada iklan di dalam video mereka.

“Saya tidak menginginkan iklan di video saya, saya membiarkannya bebas dari iklan untuk dinikmati orang-orang. Namun sekarang opsi itu tidak lagi tersedia di persyaratan layanan YouTube yang terbaru,” kata Ethan Siegel, kontributor senior Forbes, seperti dilansir dari Forbes.com, Sabtu, (20/11/2020).

Salah satu konten kreator, Mastar Media yang telah memiliki 3,5 juta pelanggan juga mengkritik kebijakan baru YouTube tersebut.

“Ini gila. Jika Channel Anda masih kecil, berjuang untuk tumbuh dan belum mendapatkan monetisasi, YouTube akan menjalankan iklan sekarang dan mengambil 100% keuntungan dari pekerjaan Anda,” ungkap MastarMedia.

Melansir halaman kebijakan terbaru YouTube, perusahaan itu menjelaskan bahwa sekarang mereka akan menampilkan iklan di semua video, meskipun pembuat konten tidak menginginkan iklan. Semuanya tertuang di bagian baru persyaratan layanan YouTube yang disebut “Hak untuk Monetisasi.”

“Kami menambahkan bagian baru ini untuk memberi tahu Anda bahwa, mulai hari ini kami akan mulai meluncurkan iklan secara perlahan pada sejumlah video dari channel yang tidak ada di Program Partner YouTube (YPP). Artinya, sebagai kreator yang tidak tergabung dalam YPP, Anda mungkin melihat iklan di beberapa video Anda. Karena saat ini Anda tidak berada di YPP, Anda tidak akan menerima bagi hasil dari iklan ini, meskipun Anda masih memiliki kesempatan untuk mengajukan YPP seperti biasanya setelah Anda memenuhi persyaratan kelayakan. Anda selalu dapat memeriksa kemajuan Anda dalam memenuhi syarat di tab monetisasi di YouTube Studio,” ungkap YouTube dalam keterangannya.

YPP adalah Program Partner YouTube yang dapat diikuti oleh semua pembuat video jika mereka memiliki lebih dari 1.000 subscriber dan 4.000 jam tayang yang dilihat dalam 12 bulan terakhir. Keanggotaan di YPP membuat Anda memenuhi syarat untuk membagi hasil dari YouTube berdasarkan iklan yang ditampilkan di video Anda, namun banyak yang tidak memenuhi syarat kualifikasi YouTube. (DH/MTD)

Sumber : Forbes.com, YouTube | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY