Virus Corona Mengganas di Iran, Shalat Jumat Dibatalkan di 23 Kota

337

Lensaislam.com : Pemerintah Iran mengumumkan jumlah kematian karena virus corona di negara tersebut telah meningkat menjadi 34 orang. Jumlah kematian di Iran merupakan angka tertinggi setelah China. Sementara itu, jumlah total orang yang terinfeksi mencapai 388 orang, termasuk beberapa pejabat senior.

Wabah corona di negara itu telah memaksa Pemerintah Iran untuk membatalkan shalat Jumat di 23 kota dari 31 provinsi Iran, termasuk ibu kota Teheran dan kota-kota suci Syi’ah : Qom dan Mashhad.

Para pejabat yang terinfeksi adalah Masoumeh Ebtekar, wakil presiden untuk urusan perempuan dan keluarga, dan Wakil Menteri Kesehatan Iraj Harirchi.

“Dalam 24 jam terakhir, kami telah memiliki 388 kasus baru yang dikonfirmasi. Jumlah korban tewas telah mencapai 34,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Kianush Jahanpur, seperti dilansir dari Reuters, Jumat, (28/2/2020).

Pemerintah Iran juga menyerukan kepada warganya untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu di dalam negara. Iran juga telah memberlakukan beberapa pembatasan pada akses ke tempat-tempat suci Syi’ah di Qom dan Mashhad.

Pemerintah Iran juga memperpanjang penutupan universitas dan bioskop serta melarang sementara acara budaya, olahraga, dan pertemuan terbuka. Iran mengumumkan infeksi dan kematian pertamanya akibat virus corona pada 19 Februari lalu. (DH/MTD)

Sumber : Reuters, Al Jazeera | Redaktur : Hermanto Deli

comments

INFO DONASI : Kami memahami banyaknya masukan, kritikan dan saran terkait iklan Google Adsense di website Lensaislam.com, karena itu Kami memutuskan untuk menutup iklan tersebut. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa Lensaislam.com juga membutuhkan biaya operasional. Oleh karena itu, kami mengajak Pembaca setia untuk berdonasi melalui : Bank Syariah Mandiri No. Rek : 7 8888 1919 8 an. Asosiasi Radio dan Televisi Islam Indonesia Kode Bank (451), Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke : 0822 2882 1515 dengan format : Lensaislam#Nama#Alamat#JMLTransfer. Dukungan dan donasi dari para Pembaca sekalian, sangat berarti bagi keberlangsungan kami. Jazakumullahu khairan katsiron.

LEAVE A REPLY