Usai Dampingi Kepulangan 1500 Pengungsi Wamena, Tim Kemanusiaan WMI Bertolak Ke Ambon

54

Jayapura, Lensa Islam – Usai mendampingi kepulangan 1500 Pengungsi Wamena dari Jayapura pada jumat (11/10/2019), Tim Kemanusiaan Wahana Muda Indonesia (WMI) bertolak ke Ambon.

Pengurus WMI Budhi Setiawan mengatakan, WMI akan terlebih dahulu melakukan assessment di Kota Ambon guna menganalisa kebutuhan dan program yang sangat dibutuhkan oleh warga Ambon terkait Gempa yang terus melanda Maluku.

“Kita akan membaca situasi, kondisi serta kebutuhan yang sangat dibutuhkan dalam gempa ambon ini, sehingga WMI dapat merumuskan program-program yang dirasakan tepat” Kata Budhi saat tiba di Pangkalan Udara Patimura Ambon, Sabtu (12/10).

Menurut Budhi kondisi gempa di ambon agak berbeda, meski kerusakan bangunan dan korban Jiwa tidak sebanyak pada gempa Lombok atau Palu, namun volume gempa yang mencapai ribuan kali membuat warga ambon yang mayoritas berada di kepulauan dan di pesisir takut dan panik.

“Wajar jika warga Ambon panik, takut dan mengungsi ketempat yang lebih tinggi, karena kondisi geografis ambon dan perkampungan atau perumahan warga lebih banyak dipesisir ditambah volume gempa yang mencapai ribuan kali” ungkap Budhi.

Budhi menjelaskan, Berdasarkan pengalaman dalam penanganan bencana di Palu, untuk gempa ambon ini WMI berencana membuka Base Ops di kota Makasar guna kemudahan dalam mobilisasi Tim dan kebutuhan lainnya.

“Insyaallah Base Ops WMI akan kita buka di Makasar yang akan menjadi sentral Operasional Program untuk gempa Ambon ini, sama dengan saat gempa palu dimana WMI mengumpulkan Logistik dan mengirimkannya dari Makasar ke Palu” pungkas Budhi.

Berikan Tanggapan Anda

comments

LEAVE A REPLY