Update Corona 1 April 2020 : 1.677 Positif, 157 Meninggal, 103 Sembuh

520

Lensaislam.com : Jumlah kasus positif corona di Indonesia kembali bertambah pada Rabu, 1 April 2020. Sehingga total kasus hingga saat ini adalah 1.677 orang dinyatakan positif, 157 orang telah meninggal dunia dan 103 orang dinyatakan sembuh.

“Ada penambahan kasus baru positif sebanyak 149 orang, sehingga total kasus sekarang menjadi 1.677 kasus positif,” ungkap Juru bicara pemerintah khusus Covid-19 dr Achmad Yurianto saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Rabu, (1/4/2020).

“Kemudian kasus yang sudah sembuh bertambah 22 orang, sehingga total sembuh adalah 103 orang,” ujar dr Achmad Yurianto.

“Kemudian masih ada kasus kematian sebanyak 21 orang, sehingga total kasus kematian adalah 157 orang,” tambah dr. Achmad Yurianto.

Berikut rincian data kasus COVID-19 per-Provinsi : 

N0. Provinsi Positif Sembuh Meninggal
1 DKI Jakarta 808 50 85
2 Jawa Barat 220 11 21
3 Banten 152 7 14
4 Jawa Tengah 104 0 7
5 Jawa Timur 104 17 9
6 Sulawesi Selatan 66 0 5
7 D.I Yogyakarta 28 1 2
8 Bali 25 10 2
9 Sumatera Utara 22 0 3
10 Kalimantan Timur 21 0 1
11 Kalimantan Barat 10 2 2
12 Papua 10 2 0
13 Kalimantan Tengah 9 0 0
14 Sumatera Barat 8 0 0
15 Lampung 8 0 0
16 Kalimantan Selatan 8 0 0
17 Kep. Riau 7 0 1
18 Nusa Tenggara Barat 6 0 0
19 Aceh 5 0 0
20 Sumatera Selatan 5 0 2
21 Riau 3 1 0
22 Sulawesi Utara 3 1 0
23 Sulawesi Tenggara 3 0 0
24 Jambi 2 0 0
25 Kep. Bangka Belitung 2 0 1
26 Kalimantan Utara 2 0 0
27 Sulawesi Tengah 2 0 0
28 Papua Barat 2 0 1
29 Bengkulu 1 0 1
30 Sulawesi Barat 1 0 0
31 Maluku 1 1 0
32 Maluku Utara 1 0 0
  • Sementara hingga saat ini, di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo belum ada laporan kasus COVID-19.

Jubir Achmad Yurianto mengingatkan bahwa kasus penularan masih terjadi, jumlah kasus positif masih akan bertambah. Karena itu, Jubir Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga jarak, produktif selama tinggal di rumah, menghindari kerumunan, menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, dan terus menjaga kesehatan. (DH/MTD)

Sumber : BNPB Nasional | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY