Umar bin Abdul Aziz Salah Satu Pemimpin Terbaik Dunia

531

Lensa Islam : Barang siapa yang ingin menikah akan kami nikahkan. Barang siapa yang ingin memiliki rumah maka akan kami buatkan. Barang siapa yang punya hutang akan kami lunasi hutangnya. Barang siapa yang ingin berhaji ke Baitullah atau berumroh akan kami berangkatkan.

Seruan seperti di atas tidak pernah kita dengar hari ini oleh semua pemimpin negeri manapun hatta di era Kebangkitan Eropa juga dan di Negara-negara yang kaya minyak di kawasan teluk sekalipun.

Ketahuilah woro-woro di atas pernah diucapkan oleh seorang pemimpin sebuah Negeri yang wafat di usia muda, 40 tahun [61 H/681 M – 101 H/720 M].

Ketahuilah pemimpin yang dimaksud adalah Sayyidina Umar bin Abdul Aziz, Khalifah ke-8 dari Dinasti Bani Umayyah.

Suatu hari di saat banyak orang yang datang dengan membawa harta zakat yang melimpah, Beliau berkata: Berikan kepada orang-orang fakir.
Mereka menjawab : Ummat Islam sudah tidak ada yang fakir.
Siapkan bala tentara dengan harta zakat itu.

Mereka menjawab : Bala tentara Islam sudah menyebar ke berbagai pelosok dunia, kawinkan para pemuda (yang masih jomblo). Maka mereka memberi pengumuman: Barang siapa yang ingin menikah akan dinikahkan. Setelah semua dinikahkan ternyata harta zakat masih tersisa.

Beliau berkata : Lunasi hutang-hutang rakyat yang sekarang dililit hutang. Setelah semuanya dilunasi harta zakat masih tersisa maka Beliau memerintahkan agar hutang penduduk yang beragama Nasrani dan Yahudi untuk dilunasi juga. Namun harta zakat masih bersisa. Kemudian Beliau memerintahkan agar diberikan kepada Ahlul Ilmi (para ulama dan para pelajar).

Namun harta zakat masih bersisa, akhirnya Beliau memutuskan: Belilah gandum dan taburkan di puncak-puncak gunung agar tidak ada orang yang berkata: ada burung yang kelaparan di negeri orang-orang Islam.

Beginilah cerita yg disampaikan Sayyid Abdus Sattar Al-Jilani di akun Fb nya :

الأمير يتجول في الشوارع
ويقول :
– من يريد الزواج نزوجه
– من يريد ان يبني بيت نبني له
– المديون نقضي ديّنه
– من يريد ان يذهب الى الحج او يعتمر نأخذه ،،،

عفوا” فهذه العبارات لم تقال بعصرنا الآن ولا بعصر النهضة الأوروبية ولا بالدول النفطية الغنية الخليجية ،،،

قالها ذلك الحاكم الذي مات
وعمره ٤٠ عاما فقط ،،

جاؤوا الى الخليفة عمر بن عبدالعزيز رضي الله عنه
بأموال الزكاة ،،
فقال : أنفقوها على الفقراء ،،

فقالوا : لم يعد في أمة الإسلام فقراء …!!

قال : فجهزوا بها الجيوش
قالوا : جيوش الإسلام تجوب الدنيا ،،

قال : فزوجوا الشباب
فقالوا : من كان يريد الزواج زُوِج
وبقي مال …!!

فقال : اقضوا الديون على المدينين ،،
فقضوها وبقي مال ..!!

فقال : انظروا ( المسيحين واليهود )
من كان عليه دين فسددوا عنه ، ففعلوا وبقي مال ..!!

فقال : أعطوا أهل العلم ،،
فأعطوهم وبقي مال..!!

فقال : اشتروا بها قمحاً وانثروه على رؤوس الجبال ،،
لكي لا يقال : جاع طير في بلاد المسلمين…!!

كانوا أمة عظيمة
فأين نحن الان ….

Sungguh cerita yang patut dicatat dengan tinta emas dalam sejarah kepemimpinan Islam. Masa kekhalifahan Sayyidina Umar bin Abdul Aziz hanya sekitar 2 tahun 5 bulan.

[ad-Damiri, Hayatul Hayawan al-Kubro, juz 1 hal. 103 Cet. Dar El-Marefah, 2006]

Namun dimasa yg sesingkat itu Beliau mampu mengentaskan kemiskinan dengan sempurna hingga tidak ditemukan seorangpun yg hidup dalam kemiskinan baik yang Muslim maupun non-Muslim.

Betapa kita mendambakan sebuah Negeri yang dipimpin oleh sosok yang amanah dan memiliki segudang prestasi dalam memakmurkan rakyatnya, bukan pemimpin yang lebih mementingkan bangsa lain dibandingkan bangsanya sendiri.

وعَن عوفِ بن مالكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْه قَالَ : سمِعْتُ رسولِ الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يقولُ : خِيَارُ أَئمَتكُمْ الَّذينَ تُحِبُّونهُم ويُحبُّونكُم، وتُصَلُّونَ علَيْهِم ويُصَلُّونَ علَيْكُمْ، وشِرَارُ أَئمَّتِكُم الَّذينَ تُبْغِضُونهُم ويُبْغِضُونَكُمْ وتَلْعُنونَهُمْ ويلعَنْونكم [رَوَاهُ مُسْلِمٌ] قوله : تُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ : تَدْعونَ لهُمْ

Dari ‘Auf Ibn Malik, berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda :

Sebaik-baiknya pemimpin kalian ialah orang-orang yang kalian cintai dan mereka pun mencintai kalian, juga kalian mendoakan kebaikan untuk mereka dan sebaliknya, mereka mendoakan kebaikan untuk kalian.Sedangkan seburuk-buruknya pemimpin kalian ialah orang-orang yang kalian benci dan mereka pun membenci kalian, juga yang kalian laknat dan mereka pun melaknat kalian.

[HR. Muslim no. 3447; Ahmad no. 22856 dan ad-Darimi no. 2677]

CATATAN:

– Nasab Sayyidina Umar bin Abdul Aziz :

Dari jalur Ayah : Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin Hakam bin Abil ‘Ash bin Umayyah Bin Abdi Syamsin bin Abdi Manaf.

Dari jalur Ibu : Umar bin Abdul Aziz bin Laila Ummu Ashim binti Ashim bin Umar bin Khattab rodiyallahu anhu. [ad-Damiri, Hayatul Hayawan al-Kubro, juz 1 hal. 100 Cet. Dar El-Marefah, 2006]

comments

LEAVE A REPLY