Ulama Syi’ah Iran Sebut Dubes Inggris Lebih Baik Diusir Daripada Dipotong-potong

136
Pasukan keamanan Iran berjaga-jaga di depan kedutaan Inggris di ibukota Teheran pada 12 Januari 2020 selama demonstrasi menyusul penangkapan duta besar Inggris. (AFP)

Lensaislam.com : Ulama garis keras Iran Ayatollah Ahmed Alamolhoda mengatakan mengusir duta besar Inggris akan menjadi hal terbaik baginya daripada dipotong-potong  (mutilasi) oleh pendukung setia Pemimpin Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang terbunuh, Jenderal Qassem Soleimani.

“Diusir lebih baik baginya daripada dipotong menjadi potongan-potongan kecil,” kata Alamolhoda dalam pidatonya yang viral di media sosial, seperti dilansir dari Al Arabiya, Rabu, (15/1/2020).

Ayatollah Ahmed Alamolhoda adalah pemimpin Syi’ah di timur kota Mashhad. Ucapannya tersebut disebarluaskan melalui situs berita Eslahat.

Pengadilan Iran mengatakan bahwa duta besar Inggris untuk Teheran adalah orang yang tidak diinginkan setelah pejabat Iran menuduhnya mengikuti protes ilegal massa menentang rezim Iran di Teheran meskipun dia membantah.

Kementerian Luar Negeri Iran, yang telah memanggilnya untuk meminta keterangan atas insiden itu, akan bertanggung jawab untuk mengumumkan langkah apa pun untuk mengusir Rob Macaire, yang telah bertugas sejak 2018.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan London tidak menerima pemberitahuan resmi tentang Macaire akan diusir. Rabb mengatakan pengusiran Dubes Inggris merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY