Turki Kecam Undang-undang Yahudi yang Baru Disahkan oleh Parlemen Israel

20

Lensaislam.com : Turki mengecam keras Undang-undang negara-bangsa Yahudi yang baru yang disahkan oleh Parlemen Israel. Turki mengatakan Undang-undang tersebut mengabaikan norma-norma hukum universal.

“Undang-undang negara-bangsa Yahudi yang baru disahkan oleh parlemen Israel hari ini telah mengabaikan norma-norma hukum universal dan mengabaikan hak-hak orang Palestina,” ungkap Kementerian Luar Negeri Turki, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Jumat, (20/7/2018).

Pernyataan itu muncul setelah Parlemen Israel pada hari Kamis kemarin mengesahkan sebuah undang-undang kontroversial yang menyatakan bahwa seluruh tanah Palestina sebagai tanah air bangsa Yahudi dan mengklaim bahwa bangsa Yahudi memiliki hak eksklusif atas tanah itu sebagai tanah perjanjian yang ditetapkan di dalam Al-Kitab.

Turki mengutuk undang-undang tersebut dan mengatakannya sebagai undang-undang kuno dan diskriminatif.

“Jelas tidak mungkin untuk menerima Undang-undang rasis ini yang menunjukkan dengan jelas upaya Israel untuk menghapus secara hukum orang-orang Palestina dari tanah air mereka,” kata Ibrahim Kalin, juru bicara kepresidenan Turki.

Ibrahim Kalin menambahkan : “Kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk bereaksi terhadap ketidakadilan ini yang terjadi di depan mata seluruh dunia.”

Undang-undang tersebut juga menghapus penggunaan bahasa Arab dalam lembaga-lembaga resmi Israel dan menetapkan bahasa Ibrani sebagai satu-satunya bahasa resmi di Israel. (DH/MTD)

Sumber : Anadolu Agency | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here