Tolak Klaim Trump, Raja Salman Tegaskan Arab Saudi Tetap Bersama Rakyat Palestina

152

Lensaislam.com : Sikap Arab Saudi terhadap permasalahan Palestina sudah jelas dan tegas. Hal itu kembali diungkapkan oleh Raja Salman saat menggelar Rapat Kabinet pada Selasa malam, (15/9/2020).

Raja Salman menyatakan Arab Saudi tetap teguh bersama Rakyat Palestina dan mendukung penuh segala daya dan upaya untuk mencapai solusi yang komprehensif atas permasalahan Palestina menjadi negara berdaulat dengan Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibukotanya.

“Kabinet menekankan bahwa kerajaan Saudi bersama rakyat Palestina dan mendukung penuh segala daya dan upaya untuk mencapai solusi komprehensif atas permasalahan Palestina untuk membebaskan rakyat Palestina membangun negara Palestina yang merdeka sesuai garis batas 1967, dengan Al-Quds sebagai ibu kotanya berdasarkan keputusan legitimasi internasional dan Inisiasi Perdamaian Arab 2002,” ungkap Raja Salman, seperti dilansir dari Al Arabiya, Kamis, (17/9/2020).

Arab Saudi menyatakan tetap teguh pada Inisiasi Perdamaian Arab yang diusulkan oleh kerajaan pada tahun 2002. Dalam proposal tersebut, negara-negara Arab telah menawarkan hubungan normalisasi kepada Israel dengan syarat kemerdekaan Palestina dan penarikan penuh Israel dari wilayah yang direbut secara illegal pada perang 1967.

Rapat kabinet Saudi digelar seiring dengan penandatangan perjanjian kesepakatan damai “The Abraham Accord” antara Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Israel pada hari Selasa, (15/9/2020) di Gedung Putih, Washington yang disaksikan langsung oleh Presiden AS Donald Trump. (LBS/MTD)

Sumber : Al Arabiya, Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY