Rezim Assad Menahan dan Menyiksa Lebih dari 500.000 Tawanan di Penjara

31

Lensaislam.com : Seorang komandan oposisi Suriah mengatakan bahwa Rezim Assad telah menahan setidaknya 500.000 orang di penjara.

Komandan Pasukan Divisi Bersenjata Pegunungan Turkmen Tarik Solak mengungkap pengalamannya selama dua setengah tahun di dalam penjara Saydnaya yang terkenal kejam di ibukota Damaskus.

“Sekitar 4.000 orang disandera di Penjara Militer Saydnaya. Setidaknya ada setengah juta tahanan nasional. Mereka bahkan mengubah sekolah menjadi penjara. Ada penjara yang bahkan tidak kami sadari,” ungkap Tarik Solak, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Ahad, (5/8/2018)

Amnesty International juga pernah mengungkap bahwa Penjara Saydnaya sebagai “rumah jagal manusia”, yang terkenal karena pembunuhan sistematis, penyiksaan, penghilangan paksa dan pemusnahan yang dilakukan sejak 2011.

Tarik Solak menceritakan kisahnya ditangkap oleh rezim Assad. “Divisi kami berada di perbatasan Israel. Kami berjumlah 270 orang. Kami ingin meninggalkan militer dan bergabung dengan oposisi. Tidak ada oposisi saat itu, kami ingin bergabung dengan warga sipil,” kata Tarik Solak.

Tarik mengatakan kemudian mereka ditahan oleh rezim Assad. Tarik menambahkan bahwa mereka menghadapi penyiksaan besar di penjara.

“Setelah sampai di bangsal [setelah penahanan dalam sel selama 33 hari], penyiksaan berlanjut dengan cara yang berbeda. Kami berjumlah 20 orang. Mereka memukuli kami setiap kali makan. Mereka menyetrum kami. Mereka memasukkan makanan kami ke toilet. ‘Makan di sana’, kata mereka. Mereka memukuli kami dengan pipa air,” ungkap Tarik Solak.

“Dalam tiga bulan terakhir di penjara, mereka kelaparan, mereka mulai muntah, kemudian diare dan meninggal. Saya sudah mengalaminya juga. Saya keluar pada fase terakhir. Saya tidak bisa lagi berdiri di atas kaki saya. Saya berharap untuk mati. Suatu hari mereka menarik saya keluar,” kata Tarik Solak

Tarik Solak dibebaskan pada bulan Juni 2014. Dia keluar dari penjara dengan berat hanya 40 kilogram. Setelah bebas dari penjara, Tarik Solak dan harus menjalani lima kali operasi di perut dan ususnya. (DH/MTD)

Sumber : Anadolu Agency | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here