Raja Salman Tegaskan Arab Saudi Tidak Akan Pernah Menyimpang dari Penerapan Hukum Syariah

39

Lensaislam.com : Khadimul Haramain Asy-Syarifain Raja Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud menegaskan bahwa Kerajaan Arab Saudi tidak akan pernah menyimpang dari penerapan hukum-hukum syariat Islam.

“Kami bangga dengan upaya Peradilan Kerajaan dan Kejaksaan dalam menjalankan tugas yang ditugaskan kepada mereka. Kami menegaskan bahwa Kerajaan ini tidak akan pernah menyimpang dari penerapan hukum Syariah Islam tanpa diskriminasi apapun,” kata Raja Salman saat membuka pertemuan Dewan Syura Kerajaan di Istana Riyadh, Senin, (19/11/2018), seperti dilansir dari Saudi Gazette.

Raja Salman menyatakan bahwa Kerajaan didirikan berdasarkan Hukum Islam dan menganut sistem Hukum Syariat Islam dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai moderasi dan toleransi.

Dalam sambutan tersebut, Raja Salman juga membahas sejumlah masalah, termasuk rencana pembangunan di Kerajaan dan memerangi terorisme di wilayah tersebut.

Raja Salman menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengakhiri ambisi Iran yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan, dan menegaskan kembali dukungan Kerajaan untuk solusi politik di Yaman menurut resolusi Dewan Keamanan PBB dan inisiatif GCC (Dewan Kerja Sama Teluk).

Raja Salman mengatakan bahwa Iran menciptakan kekacauan dan kehancuran di kawasan itu, mengganggu urusan internal negara-negara sekitarnya, dan bersikeras mensponsori terorisme. “Masyarakat internasional harus mengakhiri kegiatan Iran yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan,” kata Raja Salman.

Mengenai masalah Yaman, Raja Salman mengatakan bahwa keterlibatan Arab Saudi bukanlah pilihan tetapi tugas mulia untuk menghadapi kelompok pemberontak Houthi.

“Kami menegaskan kembali penolakan kami terhadap upaya oleh milisi Houthi untuk memaksakan kehendak mereka pada rakyat Yaman dan menghalangi upaya untuk mencapai solusi politik. Kerajaan terus memberikan dukungan kepada rakyat Yaman dan bantuan yang diperpanjang selama dua tahun terakhir mencapai lebih dari $ 4 miliar dolar,” ungkap Raja Salman. (DH/MTD)

Sumber : Saudi Gazette | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here