Qatar Larang Penjualan Produk Buatan Empat Negara Arab Sebagai Pembalasan Atas Blokade Teluk

38

Lensaislam.com : Kementerian Ekonomi dan Perdagangan Qatar telah melarang penjualan produk yang dibuat di empat negara Arab (Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir) sebagai pembalasan atas blokade Teluk yang diberlakukan oleh empat negara Arab tersebut terhadap Qatar sejak bulan Juni 2017 lalu.

Kementerian Ekonomi Qatar telah mengeluarkan surat edaran yang memerintahkan semua toko di seluruh Qatar untuk membuang semua produk yang diimpor dari empat negara Arab. “Para pengawas dari Pemerintah akan mengunjungi toko-toko untuk memastikan kepatuhan terhadap larangan tersebut,” seperti dilansir dari Bloomberg, Ahad, (27/5/2018).

Dikutip dari Channel News Asia, Kantor Komunikasi Pemerintah Qatar (GCO) mengatakan pihaknya berusaha melindungi keselamatan konsumen. “Produk yang berasal dari negara-negara pemblokir yang sebagai akibat dari blokade tidak dapat melewati wilayah pabean GCC, sehingga harus menjalani pemeriksaan impor yang tepat dan prosedur bea cukai,” kata GCO dalam sebuah pernyataan.

“Qatar melakukan kebijakan perdagangannya sesuai dengan semua perjanjian multilateral dan bilateral,” tambah GCO.

Sebagaimana diketahui, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir memutus  hubungan diplomatik dengan Qatar pada bulan Juni 2017 lalu. Keempat negara tersebut menyebut Qatar mensponsori terorisme dan memiliki hubungan dekat dengan Iran. Keretakan ini memaksa Qatar untuk mengalihkan rute impor ke Kuwait dan Oman, dan membeli barang dari Iran dan Turki.

Sedangkan menurut data Dana Moneter Internasional (IMF), Qatar merupakan salah satu negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi tercepat dibandingkan dengan negara lainnya di Timur Tengah. Diperkirakan, pertumbuhan ekonomi Qatar akan meningkat pada tahun ini. Qatar disebut memiliki salah satu dana kekayaan terbesar di dunia. (DH/MTD)

Sumber : BloombergChannel News Asia | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here