Presiden Jokowi: Lockdown Belum Terpikirkan, Bukan Wewenang Pemerintah Daerah

399

Lensaislam.com : Presiden Jokowi menegaskan bahwa memberlakukan kebijakan lokcdown untuk menahan penyebaran wabah covid-19 belum menjadi pilihan bagi Indonesia atau salah satu dari 34 provinsi.

“Sampai saat ini, kita tidak berpikiran ke arah kebijakan Lockdown. Keputusan Lockdown baik skala nasional maupun daerah adalah kebijakan Pemerintah Pusat. Kebijakan ini tidak boleh diambil alih oleh Pemerintah Daerah,” kata Jokowi saat menggelar Konferensi Pers di Istana Kepresidenan, Bogor, Senin (16/3/2020).

Presiden Jokowi menilai upaya mengurangi mobilitas orang lebih penting untuk dilakukan saat ini. “Sekarang ini yang paling penting yang perlu dilakukan adalah bagaimana kita mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat yang lain,” ujar Jokowi.

Sementara itu, Jubir Pemerintah khusus Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan bahwa Pemerintah belum menempatkan opsi Lockdown untuk saat ini. Hal tersebut dikarenakan banyak aspek yang harus dipertimbangkan.

Pemerintah harus mempertimbangkan apakah Lockdown akan mengurangi kasus penyebaran Covid-19 atau malah memperburuk situasi. Di Korea Selatan setelah memutuskan lockdown kasus Covid-19 malah tak terkendali, Berbeda pada saat lockdown dicabut jumlah kasusnya mengalami penurunan.

Menurut dr. Achmad Yurianto mencari sumber penularan dan isolasi adalah hal terpenting. Selain itu juga Ia merinci langkah yang harus dilakukan adalah pertama membatasi semuanya, batasi aktivitas diri, dan aktivitas masyarakat. (DH/MTD)

Sumber : The Jakarta Post, Kemkes.go.id | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY