Presiden Erdogan Kutuk Pihak yang Kaitkan Islam dengan Terorisme

365

Lensaislam.com : Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk keras pihak yang mencoba mengaitkan Islam dengan terorisme. Erdogan menegaskan bahwa Islam adalah agama yang damai dan tidak mengajarkan kepada pemeluknya untuk menjadi teroris.

“Seorang Muslim tidak akan menjadi teroris dan Islam tidak mengajarkan terorisme,” kata Erdogan saat meresmikan Islamic Center di Cambridge, Inggris, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Jumat, (6/12/2019).

Presiden Erdogan dengan tegas menolak istilah “terorisme Islam”. Erdogan kemudian menyoroti rasisme, diskriminasi dan Islamofobia yang semakin meningkat di negara-negara Eropa yang dipandang sebagai tempat lahirnya demokrasi.

“Rasisme, diskriminasi, dan Islamofobia telah menyebar seperti virus di Eropa. Tempat kerja, rumah dan tempat-tempat ibadah umat Muslim telah menjadi sasaran rasis dan fasis hampir setiap hari,” ungkap Erdogan.

“Wanita Muslim dilecehkan hanya karena mereka mengenakan jilbab dalam serangan Islamofobia,” tambah Erdogan.

“Sebagai pemimpin Turki, kami telah mengatakan terorisme adalah musuh bersama. Anda tidak bisa menyatukan kata-kata teror dengan Islam. Jika Anda terus melakukannya, maka kami mengutuk mereka yang melakukannya,” tegas Erdogan.

Sumber : Anadolu Agency | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY