Presiden Erdogan : Jangan mengharapkan keadilan dari PBB

14

Lensaislam.com : Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa tidak ada keadilan yang diharapkan dari PBB, Rabu (26/12/2018).

“Jangan mengharapkan sesuatu, seperti keadilan dari Dewan Keamanan PBB dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, jangan mencarinya, tidak ada yang seperti itu,” kata Erdogan pada upacara penghargaan untuk Dewan Penelitian Ilmiah dan Teknologi Turki (TUBITAK) dan Akademi Ilmu Pengetahuan Turki (TUBA).

Erdogan mengatakan bahwa umat Islam tidak diberi hak untuk berbicara tentang masalah mereka dan masalah internasional di Dewan Keamanan PBB.

“Fakta bahwa dunia Islam, yang memiliki populasi 1,7 miliar, tidak memiliki anggota tetap di Dewan Keamanan PBB, ini merupakan suatu bentuk penyimpangan” tambahnya.

Presiden Turki melanjutkan dengan mengatakan bahwa inilah alasan dia menyerukan reformasi di Dewan Keamanan PBB di bawah slogannya “dunia lebih besar dari lima.”

“Dunia lebih besar dari lima” adalah slogan terkenal yang berulang kali digunakan oleh Erdogan untuk mengkritik lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB – Cina, Prancis, Rusia, Inggris dan AS.

Erdogan mengatakan bahwa dalam penelitian ilmiah suatu negara “tidak mengenal batas”.

“Kami sedang melakukan studi di setiap titik, mulai dari kutub hingga ke ruang angkasa,” tambahnya.

Berbicara tentang badan antariksa Turki, Erdogan mengatakan bahwa “langkah historis” diambil untuk memperluas penelitian dan teknologi ruang angkasa Turki.

Untuk mendorong para siswa agar tidak menjadi plagiat,  maka diberikan contoh-contoh dari ilmuwan Turki, pemenang Nobel Aziz Sancar dan sejarawan Fuat Sezgin, Erdogan mengatakan bahwa dalam 16 tahun terakhir universitas telah meningkat.

“Berkat langkah-langkah yang diambil, universitas kami memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu dan studi akademik,” tambahnya.

Sumber : AnadoluAgency | Redaktur : Fairuz syaugi

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here