PM May : Inggris Akan Tetap Menjadi Sekutu Terkuat Amerika Serikat

35
combination of the flags of the usa and the uk

Lensaislam.com : Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan bahwa Inggris akan tetap menjadi sekutu terkuat Amerika Serikat. Hal itu diungkapkan PM May menjelang kunjungan resmi Trump ke Inggris pekan ini. Ini adalah kunjungan pertama Trump ke Inggris sebagai Presiden AS.

“Kunjungan Trump akan digunakan untuk menegaskan kembali hubungan kuat transatlantik, kerjasama pertahanan, keamanan dan isu-isu kebijakan luar negeri dan mendiskusikan peluang luas untuk memperdalam hubungan di bidang perdagangan dan investasi di tahun-tahun mendatang,” bunyi pernyataan PM May, seperti dilansir dari Xinhua, Kamis, (12/7/2018).

“Ketika kita meninggalkan Uni Eropa (Brexit), kita akan mulai memetakan program baru untuk Inggris di dunia dan aliansi global kita akan lebih kuat dari sebelumnya. Tidak ada aliansi yang lebih kuat daripada hubungan khusus Inggris dengan AS dan tidak akan ada aliansi yang lebih penting di tahun-tahun mendatang kecuali dengan AS,” tambah May.

PM May mengatakan bahwa Inggris dan AS sudah memiliki kemitraan yang erat dalam perjuangan untuk demokrasi dan keamanan global dan berbagi pandangan global di sebagian besar masalah kebijakan luar negeri.

“Hubungan perdagangan dan investasi Inggris-AS tidak ada bandingannya. Kami adalah investor terbesar dalam perekonomian masing-masing dan setiap hari satu juta orang Inggris bekerja untuk perusahaan AS di Inggris dan satu juta orang Amerika bekerja untuk perusahaan Inggris di AS,” ungkap May.

“Minggu ini kami memiliki kesempatan untuk memperdalam hubungan perdagangan yang unik ini dan memulai diskusi tentang bagaimana kami akan menjalin kemitraan perdagangan yang diperkuat, ambisius dan untuk masa depan,” ujar May.

PM May menambahkan bahwa sebagai dua negara terkuat, kita lebih aman, lebih makmur dan lebih kreatif ketika kita bekerja bersama dan saya menanti-nantikan diskusi penting minggu ini.

Presiden Trump dijadwalkan tiba di Inggris Kamis sore ini. Pada hari Jumat, Trump akan menyaksikan parade militer Inggris-AS yang terintegrasi kemudian melakukan pertemuan tingkat tinggi mengenai berbagai masalah kebijakan luar negeri termasuk : Rusia, perdagangan, Brexit, dan Timur Tengah. (DH/MTD)

Sumber : Xinhua | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here