PLO Puji Qatar dan Aljazair Tolak Normalisasi dengan Israel

65

Lensaislam.com : Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), memuji Qatar dan Aljazair atas penolakan normalisasi hubungan dengan Israel sebelum penjajahan di wilayah Palestina berakhir.

“Kami sangat mengapresiasi kepastian negara sahabat, Qatar, mengenai sikapnya [terhadap permasalahan Palestina],” ungkap Dr. Saeb Erekat, Sekretaris Jenderal Komite Eksekutif PLO, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Rabu, (23/9/2020).

Erekat menuliskan kembali pernyataan Menteri Luar Negeri Qatar di Twitternya yang memastikan sikap Doha mendorong berakhirnya penjajahan Israel dan pendirian Negara Palestina dengan Yerusalem (Al Quds) sebagai ibu kotanya.

Pekan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar menolak normalisasi Qatar dengan Israel karena hal tersebut bukan solusi atas konflik Israel-Palestina.

“Kami rasa normalisasi adalah inti dari permasalahan dan oleh karena itu normalisasi tidak bisa menjadi solusi,” ungkap Lolwah Al-Khater pada sebuah wawancara dengan Bloomberg pekan yang lalu.

Sementara itu, Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune menyayangkan segala bentuk normalisasi dengan Israel dan mencela Bahrain dan UEA yang menjalin hubungan dengan negara zionis Yahudi tersebut.

“Kami telah memerhatikan sebuah upaya untuk normalisasi. Ini merupakan suatu hal yang tidak akan pernah kami lakukan atau restui,” kata Tebboune dalam pernyataannya.

Sikap ini muncul setelah UEA dan Bahrain menandatangani kesepakatan normalisasi dengan Israel di Gedung Putih pekan lalu. (LBS/MTD)

Sumber : Middle East Monitor, Moslemtoday.com
Kontributor : Luli Bangkit Sugito
Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY