Penyelidikan PBB Ungkap Korea Utara Berusaha Memasok Senjata ke Milisi Houthi Yaman

37

Lensaislam.com : Korea Utara telah berusaha memasok senjata konvensional dan rudal balistik ke milisi Houthi Yaman. Korea Utara tidak menghentikan program nuklir dan rudalnya dan telah berusaha menjual senjata kepada milisi Houthi Yaman.

Hal itu diungkapkan melalui penyelidikan PBB dan menyebut Korea Utara telah melanggar sanksi PBB dan bekerja sama secara militer dengan Suriah. Penyelidikan selama enam-bulan dan laporan setebal 149 halaman oleh para ahli independen diserahkan kepada Dewan Keamanan PBB.

“Korea Utara belum menghentikan program nuklir dan rudalnya dan terus menentang resolusi Dewan Keamanan melalui peningkatan besar-besaran pengiriman kapal minyak ke kapal ilegal, serta melalui transfer batubara di laut selama 2018,” kata para ahli menulis dalam laporan tersebut, seperti dilansir dari Al Arabiya, Sabtu, (4/8/2018).

Laporan itu mengatakan bahwa para ahli sedang menyelidiki upaya yang dilakukan oleh Kementerian Peralatan Militer Korea Utara dan Perusahaan Perdagangan Pembangunan Pertambangan Korea (KOMID) yang memasok senjata konvensional dan rudal balistik ke kelompok Houthi Yaman.

Para ahli menunjukkan bukti surat tertanggal 13 Juli 2016 dari seorang pemimpin Houthi yang mengundang Korea Utara untuk bertemu di Damaskus untuk membahas masalah transfer teknologi dan hal-hal lain yang menjadi kepentingan bersama.

Para ahli mengatakan bahwa Korea Utara menggunakan praktek tipuan untuk mengurangi sanksi global terhadap negaranya. Sementara itu, Duta Besar Korea Utara untuk PBB tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar atas laporan tersebut. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya, Arabnews | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here