Menag Minta Maaf ke Komisi VIII DPR Terkait Pembatalan Haji

275

Lensaislam.com : Menteri Agama Fachrul Razi akhirnya menyampaikan permohonan maaf pada Komisi VIII DPR RI atas pengumuman pembatalan keberangkatan ibadah Haji 2020 yang disampaikan tanpa melalui rapat bersama DPR RI terlebih dahulu. Pernyataan itu disampaikan Fachrul saat rapat kerja dengan Komisi VIII pada Kamis (18/6/2020).

“Pada kesempatan yang baik ini saya atas nama pribadi menghaturkan maaf kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi VIII Atas kejadian ini,” kata Fachrul saat memberikan keterangannya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Menag Fachrul menghargai sikap pimpinan dan anggota Komisi VIII yang merasa tak dilibatkan saat dirinya megumumkan keputusan tersebut. Terlebih keputusan itu diambil atas inisiatifnya sendiri sebelum dilaksanakannya rapat kerja dengan Komisi VIII.

Menag Fachrul pun berharap seluruh anggota Komisi VIII membukakan pintu maaf tersebut. Menag pun berharap agar hubungan baik yang sudah dijalin selama ini dapat terus berlanjut. “Kesalahan yang terjadi bukan dari Kementerian Agama, tapi dari saya Menteri Agama Republik Indonesia,” kata Fachrul.

Selanjutnya Menag Fachrul menjelaskan pertimbangan Kemenag membatalkan penyelenggaraan haji 2020. Pada Senin (1/6/2020), Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi mengirimkan surat ke Kementerian Agama. Surat itu menyatakan bahwa Menteri urusan Haji Arab Saudi belum bisa memastikan penyelenggaraan haji karena pandemi virus corona (Covid-19) yang tak kunjung selesai.

Melihat kondisi tersebut, Fachrul memandang tak ada kecukupan waktu lagi untuk mempersiapkan pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2020 bagi calon jemaah asal Indonesia. Sebab, berbagai persiapan, mulai pengurusan visa hingga menjalankan protokol kesehatan wajib dilakukan sesegera mungkin oleh pemerintah dalam waktu dekat. (DH/MTD)

Simak selengkapnya dalam video berikut ini :

Sumber : Republika.co.id, CNN Indonesia

comments

LEAVE A REPLY