Malaysia Akan Tarik Mundur Pasukan Militernya dari Arab Saudi

55

Lensaislam.com : Pemerintahan baru Malaysia di bawah kepemimpinan PM Mahathir Mohamad akan meninjau kembali kehadiran pasukan militer Malaysia di Arab Saudi yang disebut telah menyebabkan Malaysia terseret ke dalam konflik Timur Tengah.

Menteri Pertahanan Mohamad Sabu mengatakan bahwa kehadiran pasukan militer Malaysia yang dikirim ke Arab Saudi oleh pemerintahan sebelumnya di masa kepemimpinan Najib Razak telah menyebabkan Malaysia secara tidak langsung diseret ke dalam konflik regional.

Dengan mengingat hal tersebut, Mohamad Sabu mengatakan Malaysia harus mempertimbangkan kembali kebijakan mempertahankan pasukannya di sana, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Kamis, (21/6/2018).

Dalam pernyataannya, Mohammad Sabu mengatakan bahwa pasukan Malaysia tidak pernah ambil bagian dalam operasi militer koalisi Arab melawan kelompok pemberontak Houthi di Yaman.

“Malaysia selalu mengadopsi kebijakan netral dan tidak mendukung ideologi politik apa pun dari kekuatan besar dunia,” ungkap Mohamad Sabu, seperti dikutip dari Free Malaysia Today.

“Pemerintah Malaysia secara aktif terlibat dalam Gerakan Non-Blok (GNB) dan bahkan menjadi ketuanya,” tambah Mohamad Sabu.

Mohamad Sabu menambahkan bahwa pemerintahan Malaysia akan membuat keputusan segera setelah mengevaluasi kembali masalah tersebut. (DH/MTD)

Sumber : Anadolu AgencyFree Malaysia Today | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here