Jangan Mencela Orang yang Telah Wafat

151

JANGAN MENCELA ORANG YANG TELAH WAFAT

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

لاَ تَسُبُّوا الأَمْوَاتَ، فَإِنَّهُمْ قَدْ أَفْضَوْا إِلَى مَا قَدَّمُوا

“Janganlah kalian mencela mayat karena mereka telah menjumpai apa yang telah mereka kerjakan.” (HR. Bukhari no. 1393)

Al faqih al allamah Al Utsaimin Rahimahullah berkata :

يعني لا تعيبوهم ولا تذكروهم بسوء فإنهم افضوا إلى ما قدموا حتى لو كانوا فساقا في حال الحياة وماتوا على الفسق فإنك لا تعيبهم ولا تسبهم بفسقهم لا تكن فلان فعل اوفعل لانه افضى إلى ما قدم وحسابه على الله عز وجل

“Maksudnya, janganlah mencela mereka, dan janganlah menyebut-nyebut kejelekan mereka. Hal ini karena mereka telah menjumpai apa yang telah mereka kerjakan, meskipun orang yang sudah meninggal tersebut adalah orang fasik semasa hidupnya dan mati di atas kefasikannya. Maka Engkau tidak boleh mencela dan menghina kefasikan mereka. Hal ini karena mereka telah menjumpai apa yang telah mereka kerjakan, dan hisab mereka di tangan Allah Ta’ala.”

Kita do’akan saja dengan rahmat dan ampunan karena kita sendiri tidak ada jaminan kita husnul khatimah. Demi Allah yang mencaci dan memaki itu tidak ada jaminan husnul khatimah dan tidak ada jaminan masuk surga.

Yang mencela pun tidak lebih baik masa lalunya dari yang dicela, apalagi masa yang akan datang yang masih ghaib? Siapa yg menjamin bisa tetap istiqomah dan husnul khatimah? Tidak ada yang menjamin. Hanya Allah yang menentukan takdir kita semua husnul khatimah atau tidak.

Dikutip dari Facebook Abdusshobur Asbur Albimawi

Diposting ulang oleh : Muslimtrend.com

comments

LEAVE A REPLY