Islandia Gantikan Amerika Serikat di Dewan HAM PBB

17

Lensaislam.com : Majelis Umum PBB telah memilih Islandia untuk menggantikan posisi Amerika Serikat di Dewan Hak Asasi Manusia PBB setelah keputusan pemerintahan Trump yang menarik diri dari Dewan yang bermarkas di Jenewa, Swiss.

Ini adalah untuk pertama kalinya Islandia terpilih menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia.

Islandia dinominasikan oleh kelompok negara-negara Barat dan mendapat dukungan sebanyak 172 suara, sementara Perancis menerima satu suara yang memicu gelak tawa di ruang sidang, seperti dilansir dari NY Times, Sabtu, (14/7/2018).

Dewan HAM PBB yang berjumlah 47 anggota mengalokasikan jumlah kursi khusus untuk setiap wilayah di dunia. Islandia secara resmi bergabung dengan Dewan tersebut untuk masa kerja hingga 31 Desember 2019.

Pada 19 Juni 2018 lalu, Amerika Serikat mengumumkan keputusannya untuk keluar dari keanggotaan Dewan HAM PBB.

Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengatakan bahwa Dewan HAM PBB tidak memenuhi komitmen AS yang telah banyak menyumbangkan dana untuk Dewan tersebut. AS kemudian menyebut dewan tersebut sebagai organisasi munafik yang melayani kepentingan dirinya sendiri.

AS juga meluncurkan kecaman terhadap Dewan tersebut karena sikap Dewan yang anti terhadap Israel. (DH/MTD)

Sumber : NY Times | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here