Indonesia Jadi Tamu Kehormatan Festival Janadriyah di Arab Saudi

55

Lensaislam.com : Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud secara resmi membuka Festival Janadriyah ke-33 di Janadriyah, sebelah utara kota Riyadh, pada Kamis, (20/12/2018). Festival ini merupakan festival nasional tahunan yang diselenggarakan untuk memperkenalkan warisan dan budaya Arab Saudi.

Indonesia diundang khusus untuk mengikuti festival tersebut dan menjadi tamu kehormatan kerajaan Arab Saudi. Alwi Shihab, utusan khusus Presiden Indonesia untuk Timur Tengah dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengungkapkan kebanggaan negaranya sebagai tamu kehormatan di festival warisan dan budaya Arab Saudi.

“Sebuah keistimewaan bagi bangsa Indonesia diundang langsung oleh Arab Saudi untuk ambil bagian dalam acara ini. Hal ini akan semakin memperkuat ikatan antara kedua negara. Kami bangga dengan undangan ini, yang banyak negara inginkan, dan kami berterima kasih kepada Raja Salman dan kepada pemerintah Arab Saudi,” kata Alwi Shihab, seperti dilansir dari Arabnews, Jumat, (21/12/2018).

Delegasi Indonesia yang turut hadir dalam festival tersebut adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pariwisata dan Menteri Koordinator Pengembangan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Puan Maharani yang merupakan cucu proklamator Indonesia, Ir. Soekarno.

“Kami bangga dengan hubungan kami dengan Arab Saudi. Kami akan memperkenalkan pentingnya hubungan historis kami dengan Arab Saudi. Festival ini akan memperkuat hubungan agama dan sejarah antara kedua negara,” ungkap Alwi Shihab.

Arab Saudi adalah salah satu negara pertama di dunia yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, dan telah ada kunjungan rutin tingkat tinggi antara kedua negara sejak saat itu.

“Karena hubungan budaya dan agama kami, ribuan mahasiswa Indonesia belajar di Arab Saudi. Selain itu, Arab Saudi juga memberikan bantuan terhadap universitas dan lembaga pendidikan di negara kami,” tambah Alwi Shihab.

“Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia,  Muhammadiyah dan Nahdhatul Ulama, masing-masing memiliki keanggotaan lebih dari 100 juta orang, dipimpin oleh para tokoh terkemuka yang menerima pendidikan mereka di Arab Saudi. Arab Saudi adalah, dan akan terus menjadi sumber ajaran Islam,” tutup Alwi Shihab. (DH/MTD)

Sumber : Arabnews | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here