Ditutup Bagi Muslim, 15.000 Umat Yahudi Kunjungi Masjid Hebron yang Diyakini sebagai Makam Nabi Ibrahim

46

Lensaislam.com : Di pusat kota Hebron Palestina, di pertengahan kampung kuno yang berusia lebih dari 6.000 tahun, berdirilah sebuah bangunan Masjid yang indah yang diberi nama Masjid Ibrahim. Di komplek masjid ini diyakini sebagai tempat dimakamkannya Nabi Ibrahim, Sarah, Nabi Ishaq dan Nabi Ya’kub Alaihimas Salam.

Komplek ini merupakan tempat yang dianggap suci dan menjadi situs keagamaan yang terpenting di Tepi Barat Palestina bagi umat Yahudi, Kristen dan Islam.

“Lima belas ribu umat Yahudi ultra-Ortodoks mengunjungi Masjid Ibrahimi Hebron kemarin menjelang perayaan Yom Kippur Yahudi. Mereka didampingi oleh pasukan pendudukan Israel,” ungkap Times of Israel seperti dilansir dari Middle East Monitor, Rabu, (19/9/2018).

“Sejak bulan Agustus, Pasukan Israel telah menutup Masjid Ibrahim bagi umat Muslim dan melarang mereka untuk melaksanakan adzan, shalat dan berdoa di dalam masjid,” tambah laporan tersebut.

Fatah menyebut penutupan itu sebagai kejahatan terhadap rakyat Palestina dan hak mereka untuk mengakses tempat-tempat suci mereka, serta pelanggaran konvensi internasional.

Hal ini, bukan pertama kalinya Israel membatasi ibadah Muslim di Masjid Ibrahim Hebron. Pada bulan Juli, Israel juga melarang umat Muslim untuk beribadah di Masjid tersebut.

Menteri Wakaf Keagamaan Palestina, Yousef Adais mengatakan bahwa imoralitas dan pelanggaran pemukim Yahudi telah melewati batas. “Mereka telah melanggar kesucian Masjid dengan menggelar musik sampai tengah malam di dalam Masjid Ibrahimi,” kata Yousef Adais. (DH/MTD)

Sumber : Middle East Monitor  | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here