Data Terbaru Coronavirus di Indonesia: 69 Kasus Positif, 4 Meninggal Dunia

650

Lensaislam.com : Jumlah kasus positif coronavirus di Indonesia telah meningkat dua kali lipat. Hari ini, Pemerintah kembali mengumumkan temuan 35 kasus baru. Sehingga total kasus hingga Jumat, 13 Maret 2020 menjadi 69 orang dengan 4 orang telah meninggal dunia.

Jubir Pemerintah khusus Covid-19, dr. Achmad Yurianto menyebut setelah tracing selama dua hari, pihaknya mendapatkan penambahan 35 pasien positif Covid-19. “Tracing dari 2 hari lalu kita kejar terus-menurus akhirnya mendapatkan beberapa hal kasus pasien positif,” kata Achmad Yurianto di Istana Negara, Jumat, (13/3/2020).

Berikut penjelasan Achmad Yurianto terkait penambahan konfirmasi positif dari nomor urut 35 sampai dengan nomor urut 69:

Pasien 35, perempuan 57 tahun masuk ke RS dalam keadaan menggunakan ventilator namun belum pemeriksaan Covid-19. Perburukan kondisi pasien terjadi cepat dan hari itu juga meninggal.

“Hasilnya pemeriksaan spesimennya positif Covid-19 dan sudah diserahkan ke Dinas wilayahnya untuk tracing kontak,” kata dr. Achmad.

Pasien 36, perempuan 37 tahun masuk RS dengan menggunakan ventilator dan mengalami perburukan kondisi dengan cepat kemudian meninggal, ternyata hasil tes spesimen positif Covid-19.

Dinkes wilyah sudah diberi tahu dan langsung tracing. “Kita masih menunggu hasil kontak tracing dari kedua pasien tersebut,” ujar dr. Achmad.

Pasien 37, 43 tahun laki-laki kondisi sakit ringan sedang.
Pasien 38, 80 tahun sakit sedang berat, stabil, tidak menggunakan ventilator.
Pasien 39, laki-laki 54 tahun, sakit ringan sedang.
Pasien 40, perempuan 46 tahun nampak sakit ringan sedang.
Pasien 41, laki-laki 40 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 42, laki-laki 66 tahun sakit ringan sedang.
Paaien 43, laki-laki 34 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 44, laki-laki 57 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 45, perempuan 29 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 46, laki-laki 30 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 47, laki-laki 61 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 48, laki-laki 35 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 49, laki-laki 3 tahun sakit ringan sedang
Pasien 50, laki-laki 59 tahun mengalami perburukan kondisi cepat dari kemarin dan kemudian meninggal. Kontak tracing sedang dilakukan Dinkes setempat.
Pasien 51, laki-laki 60 tahun nampak sakit sedang.
Pasien 52, perempuan 59 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 53, perempuan 24 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 55, laki-laki 2 tahun nampak sakit sedang
Pasien 55, perempuan 26 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 56, laki-laki 58 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 57, perempuan 27 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 58, laki-laki 51 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 59, laki-laki 63 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 60, perempuan 25 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 61, perempuan 58 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 62, laki-laki 51 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 63, lakia-laki 34 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 64, perempuan 49 tahu nampak sakit ringan sedang
Pasien 65, laki-laki 48 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 66, laki-laki 73 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 67, perempuan 25 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 68, perempuan 38 tahun sakit ringan sedang
Pasien 69, perempuan 80 tahun sakit sedang

“Ini hasil tracing dari 2 hari lalu sampai tadi siang. Ini menggambarkan bahwa kita terus melakukan tracing,” ungkap Achmad Yurianto.

Saat ini pemeriksaan lab bisa dilaksanakan bukan hanya di Balitbangkes tapi juga di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL), Universitas Airlangga, Lembaga Eijkman, dan beberapa tempat yang saat ini sudah on job training. (DH/MTD)

Sumber : The Jakarta Post, Kemkes.go.id | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY