Bela Operasi Militer Turki di Suriah, Presiden Erdogan: Rezim Assad Bantai Warga Sipil di Idlib

34

Lensaislam.com : Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menjelaskan alasan operasi militer Turki di Suriah. Erdogan mengatakan operasi militer Turki untuk memukul mundur pasukan Rezim Bashar Assad yang telah membantai warga sipil di Idlib, Suriah.

“Turki akan mengambil tindakan nyata untuk memastikan bahwa pasukan rezim Assad menarik diri dari provinsi Idlib, Suriah barat laut. Turki tidak akan lagi bertindak berdasarkan janji-janji kosong tetapi akan bertindak nyata di lapangan,” kata Erdogan seperti dilansir dari Daily Sabah, (12/2/2020).

Presiden Erdogan mengatakan bahwa Turki telah dengan sabar menunggu ketentuan perjanjian diimplementasikan di Suriah, tetapi kesabarannya telah habis terutama setelah serangan rezim Assad menargetkan pasukan Turki di Idlib.

“Saya ingin menyoroti sekali lagi bahwa sebagian besar serangan yang dilakukan oleh rezim Assad dan Rusia di Idlib menargetkan warga sipil daripada teroris,” kata Erdogan.

“Jika rezim atau organisasi teroris mendapatkan kendali penuh atas Suriah, maka keamanan dan stabilitas Turki akan terancam. Turki akan aman jika keamanan ditegakkan di Suriah,” ujar Erdogan.

Idlib telah menjadi kubu oposisi dan kelompok bersenjata anti-pemerintah sejak pecahnya perang saudara Suriah pada tahun 2011. Sejak itu, Lebih dari 1.800 warga sipil di Idlib telah tewas dalam serangan-serangan oleh rezim Assad dan pasukan Rusia.

Lebih dari 1,7 juta warga Suriah telah bergerak ke perbatasan Turki untuk mengungsi karena serangan rezim tersebut. Turki telah menjadi negara dengan pengungsi terbanyak di dunia, menampung lebih dari 3,7 juta warga Suriah sejak dimulainya perang Suriah hingga saat ini. (DH/MTD)

Sumber : Daily Sabah | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY