AS Serang Rezim Assad, Raja Salman Telepon Donald Trump Ucapkan Selamat

520

Lensa Islam : Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, pemimpin Arab Saudi, melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada hari Sabtu (8/4/2017). Dalam percakapan itu, Raja Salman mengucapkan selamat kepada Trump atas serangan berani AS terhadap Suriah.

Selama percakapan telepon, Trump memberi penjelasan kepada Raja Saudi soal serangan 59 rudal jelajah Tomahawk dengan target pangkalan udara Shayrat, Suriah, pada Jumat dini hari waktu Suriah.

Raja Salman menegaskan kembali dukungan penuh atas serangan rudal jelajah AS terhadap rezim Bashar Assad. ”Raja Saudi Salman mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Presiden AS atas keputusan yang berani ini, dan keduanya setuju bahwa serangan ini adalah peringatan atas penggunaan senjata kimia oleh rezim Assad yang memakan banyak korban secara mengerikan,” demikian sebagaimana dilansir dari Al-Arabiya, Ahad, (9/4/2017).

AS mengklaim serangan rudal-rudal Tomahawk dari dua kapal perang di Mediterania tersebut sebagai respons atas serangan senjata kimia di Khan Sheikhoun, Idlib, yang membunuh puluhan warga sipil termasuk bocah-bocah yang tidak bersalah.

AS meyakini, serangan senjata kimia diluncurkan pasukan Presiden Bashar al-Assad dari pangkalan udara Shayrat. Tapi, Assad membantah. Apa pun bantahan Suriah, Saudi tetap mendukung AS dan menganggap rezim Suriah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan senjata kimia. Puluhan warga sipil tewas secara mengerikan akibat serangan senjata kimia tersebut, termasuk orang tua dan anak-anak. (DH/MTD)

Sumber : Al-Arabiya

comments

LEAVE A REPLY