Arab Saudi Usir Dubes Kanada dan Bekukan Semua Kesepakatan Perdagangan

64

Lensaislam.com : Kerajaan Arab Saudi mengusir duta besar Kanada dan membekukan semua kesepakatan perdagangan dengan negara tersebut. Keputusan itu diambil setelah Kanada mengkritik penangkapan aktivis HAM baru-baru ini di Arab Saudi.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan Duta Besar Kanada berstatus persona non-grata dan diberi waktu tenggang 24 jam untuk meninggalkan Kerajaan. Arab Saudi juga telah memanggil pulang Duta Besarnya yang bertugas di Kanada.

“Arab Saudi telah memutuskan untuk membekukan semua kesepakatan perdagangan antara Kerajaan dan Kanada untuk sementara waktu. Riyadh menyatakan Kritikan Kanada terhadap Kerajaan merupakan campur tangan mencolok dalam urusan domestik Arab Saudi,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, seperti dilansir dari Saudi Press Agency, Senin, (6/8/2018).

“Kritikan Kanada terhadap Arab Saudi tidak didasarkan pada informasi yang akurat dan benar. Otoritas Arab Saudi menangkap siapapun yang jika secara sah telah melakukan kejahatan yang dapat dihukum sesuai hukum yang berlaku. Arab Saudi tetap menjamin hak para tahanan dan memberi mereka proses hukum selama penyelidikan dan persidangan,” tambah pernyataan tersebut.

Arab Saudi menegaskan bahwa pernyataan Kanada adalah pelanggaran terhadap norma-norma dan hukum internasional. Pernyataan Kanada adalah penghinaan besar yang tidak dapat diterima oleh Arab Saudi dan membutuhkan sikap yang tegas terhadapnya untuk mencegah pihak manapun yang ingin mencoba mencampuri kedaulatan Arab Saudi.

“Arab Saudi menyatakan penolakan mutlak terhadap sikap politik Kanada mengenai masalah ini. Kanada dan semua negara lain harus tahu bahwa mereka tidak dapat mengklaim lebih peduli terhadap warga Saudi daripada Kerajaan atas warganya sendiri,” tegas pernyataan Arab Saudi. (DH/MTD)

Sumber : Saudi Press AgencyAl Arabiya | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here