Arab Saudi memiliki posisi yang tegas : “Riyadh tidak dapat didikte oleh Siapapun”

52

Lensaislam.com : Krisis diplomatik antara Arab Saudi dengan Kanada semakin meruncing. Riyadh telah mengumumkan beberapa keputusan penting, diantaranya : menghentikan semua penerbangan domestiknya dari dan ke Kanada, mengusir duta besar Kanada, membekukan semua kerjasama ekonomi dan investasi dan menangguhkan kerjasama di bidang pendidikan dan teknologi.

Pemicunya adalah sebuah pernyataan publik dari Kanada mengenai situasi HAM di Arab Saudi. Pemerintah Kanada secara terbuka mengkritik aksi penangkapan terhadap sejumlah aktivis HAM di Arab Saudi, di antaranya : Samar Badawi, pemenang penghargaan International Women of Courage 2012 yang juga memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat. Kanada menuntut pembebasan para aktivis tersebut.

Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa krisis diplomatik ini dapat dengan mudah diselesaikan jika Arab Saudi membebaskan para aktivis tersebut.

Namun tidak dengan Arab Saudi, Arab Saudi memiliki posisi yang jelas, “Riyadh tidak dapat didikte.” Otoritas Arab Saudi menangkap siapapun yang jika secara sah telah melakukan kejahatan yang dapat dihukum sesuai hukum yang berlaku. Menurut Pengadilan, beberapa tahanan telah mengaku berkonspirasi dengan badan anti-Saudi di luar negeri. Oleh karena itu mereka harus diadili, tidak dapat dibebaskan hanya karena tuntutan dari Kanada.

Tentu saja, situasinya akan berbeda jika pernyataan Kanada dibuat oleh seorang politikus Kanada, LSM, atau seorang wartawan. Masalahnya di sini adalah pernyataan dibuat langsung oleh Kementerian Luar Negeri Kanada yang secara terbuka telah melanggar etika diplomatik dan norma internasional.

Arab Saudi tidak menerima setiap upaya yang dilakukan oleh pihak luar untuk mencampuri urusan dalam negerinya. Arab Saudi menegaskan bahwa pernyataan Kanada adalah pelanggaran terhadap norma-norma dan hukum internasional. Pernyataan Kanada adalah penghinaan besar yang tidak dapat diterima oleh Arab Saudi dan membutuhkan sikap yang tegas terhadapnya untuk mencegah pihak manapun yang ingin mencoba mencampuri urusan internal Kerajaan.

Kanada disarankan untuk mempertimbangkan lebih hati-hati dalam setiap membuat pernyataan publik tentang Arab Saudi. Krisis dengan Arab Saudi biasanya sangat sulit untuk diperbaiki.

Namun demikian, belum terlambat bagi Kanada untuk memperbaiki hubungannya dengan Arab Saudi. Pemerintah Kanada dapat mengeluarkan pernyataan baru yang mencabut tuntutan sebelumnya dan menyampaikan permintaan maaf terhadap Arab Saudi. Kemudian, Perdana Menteri Justin Trudeau harus mengirim delegasi tertinggi atau berkunjung langsung ke Riyadh untuk bertemu dengan Raja Salman, karena semakin lama masalah ini berlanjut semakin sulit untuk dipecahkan. Contoh kasus: Iran dan Qatar. (DH/MTD)

Sumber : Arabnews | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here