300 Imam dari Aljazair dan Maroko Pimpin Shalat di Masjid-masjid Prancis Selama Ramadhan

51

Lensaislam.com : Sebanyak 300 imam didatangkan dari Aljazair dan Maroko untuk memimpin shalat tarawih di Masjid-masjid yang ada di Prancis selama bulan Ramadhan tahun ini. Hal ini merupakan bagian dari kesepakatan bilateral antara Prancis dengan kedua negara Muslim tersebut.

Mohamed Moussaoui, Ketua Organisasi Persatuan Muslim Prancis mengatakan pengiriman Imam-imam dari Aljazair dan Maroko telah berlangsung sejak 1990 berdasarkan kesepakatan yang dicapai antara ketiga negara, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat, (1/6/2018).

Moussaoui mengatakan bahwa selama sekitar tiga puluh tahun, para Imam telah turut mengembangkan Islam di Prancis dan menyebarkan pesan-pesan damai Islam untuk memberantas ideologi ektremis dan teroris yang kerap dialamatkan kepada Islam.

Saat ini telah ada sekitar 3.000 masjid di Perancis, namun banyak di antaranya tidak memiliki Imam dan Da’i untuk mengajarkan Al-Quran dan As-Sunnah. Moussaoui mengatakan sebanyak 160 imam didatangkan dari Maroko yang terdiri dari 142 imam dan 18 orang da’i. Dan sebanyak 140 imam didatangkan dari Aljazair.

Moussaoui menambahkan persamaan budaya Muslim Prancis dengan kedua negara tersebut adalah karena pendekatan Madhzab Maliki. Umat Muslim di Prancis menggunakan madzhab Maliki. Sebagaimana diketahui, Madzhab Maliki tersebar luas di negara-negara Muslim di wilayah Afrika Utara. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here